Sahabat Sejatiku Di Dunia Adalah Al-Qur'an





Sedari kecil kita selalu bersama. Apalagi setiap sore, aku bersama teman-teman mencoba memahamimu dengan membaca Iqro' terlebih dahulu. Kita sudah saling menyayangi. Aku dengan cepat memahami Iqro karena aku rindu kamu. Pak ustadz pernah berkata untuk bisa mencintai Allah dan mencapai surga-Nya harus sering membaca dan memahami Al-Qur'an. Al-Qur'an adalah pedoman sandiwara hidup di dunia ini agar kita tidak tersasar. Aku bangga sekali jika aku bisa bersahabat denganmu, apalagi sudah dipastikan kamu akan dijaga oleh-Nya sampai akhir zaman. Sungguh luar biasa dirimu. Apa yang ada dalam dirimu adalah langsung wahyu dari-Nya. Bahasa-Nya indah ya.. Tandanya kamu adalah perantara aku untuk bisa mendapatkan cinta-Nya. Hanya dengan membaca satu huruf saja dengan niat karena-Nya, aku dikasih tabungan pahala di surga sana. Waaahh,,kamu memang baiik sekali..


Kamu selalu ada untukku. Ketika aku senang, kamu mengingatkanku untuk ingat juga dengan orang sekitar yang susah. Ketika aku sedih, kamu mengingatkanku untuk bersabar dan ingat akan ada yang lebih sedih lagi daripada aku agar aku kembali bersyukur. Kamu selalu ajarkan aku  bahwa Allah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. 

Ketika aku beranjak remaja dan mulai banyak beraktivitas, kamu mengingatkanku untuk terus membacamu. Sampai-sampai aku bawa kamu di dalam tasku. Tapi tetap saja aku lupa membacamu karena aku sedang mencari jati diri seorang manusia, khususnya muslimah sejati. Aku lupa kalau apa yang aku cari juga ada dalam dirimu. Tidak ada satu hal pun di dunia ini yang tidak kamu contohkan dalam dirimu. Aku mulai berkutat dengan buku-buku tebal agar orangtuaku tidak menyesal menyekolahkanku. Padahal alangkah lebih bahagianya orangtua jika tahu anaknya penghafal Al-Qur'an karena bisa menolongnya di hari akhir nanti. Namanya juga masih remaja,,
Namun, sampai-sampai badanmu sedikit kotor, kamu tak pernah marah padaku. Kamu tak pernah lelah menasehatiku untuk terus mengingat Allah walaupun aku jarang membacamu. Tak seperti dahulu saat ku merindukanmu. Apa mungkin tempatmu di hatiku mulai tersikut dengan kegemaranku yang lain? tapi tenang ya sahabatku.. Tak kan ada yang bisa menggantikan posisimu di hatiku.. Trust me!! Karena aku sudah terlanjur mencintai Allah swt.

Allah memberikan ujian yang berat lagi yaitu hadirnya teman-teman terbaik dalam hidupku yang bisa menjadi tempat curahan hati. Kami saling berbagi. Namun, kamu tetap juga tak marah dan cemburu. Kamu malah takut jika Allah cemburu kepadaku karena takut aku lebih mementingkan teman-temanku dari pada-Nya. Sampai-sampai kamu hadir dalam mimpi terindahku agar aku mengenakan jilbab, kamu mengingatkan aku akan jati diri yang dulu pernah ku cari.

Jilbab bukan suatu kesiapan hati, tapi dengan jilbab kamu akan dipersiapkan untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Itu yang kamu siratkan padaku, walaupun aku terlambat memahami tulisan di tubuhmu. Seharusnya sudah lama aku harus berjilbab. Semoga Allah mengampuniku. Alhamdulillah, teman-teman pun juga sudah mulai mengenakan jilbab. Rasanya ada kebahagiaan dan ketenangan baru yang mewarnai diriku. Tapi tetap saja sebaik-baiknya sahabat (seorang manusia) tetap tidak bisa saling menemani dan membantu setiap masalah yang menimpa.Malah sibuk juga dengan hidupnya sendiri. Sakiit rasanya. Makanya aku lebih suka berteman daripada bersahabat.
Aku jadi semakin merasa bersalah pada dirimu. Kamu selalu mengajarkan kebaikan tapi aku malah mendengarkan musik.. Hoho.. Dasar aku memang bukan sahabatmu yaa.. 
Tapi aku tidak pernah mengerti bahwa hanya kamu yang selalu aku cari setiap hari karena kamu dahulu selalu membiasakanku untuk membaca dan memahamimu.. Terimakasih atas kehadiran dan nasihatmu dalam hidupku. Aku tak akan pernah menghilangkanmu dari hadapanku bahkan hatiku. Karena aku cinta Allah dan hanya lewat kamu aku bisa memahami-Nya. Jangan pernah marah yaa apalagi pergi dariku. Terus semangat menerangkan hati setiap manusia yang ada di dunia ini hingga akhir zaman. Dan kamu boleh marah kok,,, suer!! bagi mereka yang selalu punya inisiatif untuk merubah ayat-ayat-Nya.. Btw, kamu sudah punya berapa triliyun sahabat ya semenjak kamu ada??? Aku jadi iri.. aLways miss U..  Kamu benar adanya sahabat sejati dalam hidup.. (^0^)8

Al-Qur'an...








0 komentar,,(^0^)8:

Posting Komentar

 
Nadya Chaerunnisa Blog Design by Ipietoon