Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Bukan Sekarang Waktunya




Assalamu'alaikum Blogger..

Sebelum aku post puisiku, aku mau bilang : Huuuwaaa.. aku sudah 3 tahun vakum di dunia blog dan kangeen sangaaatt.. :))

Ketika ada lomba puisi dari akun instagram @tausiyahku_ bertemakan "Cinta Halal", seketika jiwaku terpanggil untuk memulai menulis kembali ^_^
Menang sih nomor dua, yang penting bisa mengembalikan kembali jiwa menulisku yang sudah vakum akibat sibuk mencari uang, hehehe.. Rasanya bisa kembali menulis seperti hidup kembali..

So, enjoy reading!! Boleh banget kalau mau kasih inputan ^^

SAHABATKU


SAHABATKU


Di saat...
Ku menangis,
Ku bersedih,
Kesal hati,
Aku marah,
Aku iri,
Aku malu,
Kau ada
Seperti pelangi...

NO TITLE



NO TITLE
Yang kau cari
Sama denganku
Menjadi satu
Suatu yang kasih
Disenangi
Seluruh warga bumi
Kemanisan bibir
Merajut khayalan
Tangan saling melekat
Saling bertemu mata
Membuat lingkaran
Jangan terlepaskan
Sampai “di sana”
Bersama...

TANGIS , HUJAN


TANGIS , HUJAN


                             Banyak garis putih
Di depan rumahku
                                    Segumpal menjadi satu
                                    Banyak garis putih
                                    Ditemani suara aneh
                                    Aku tak mengerti
                                    Semua ini

·        Di depan mataku
Segumpal menjadi satu
Sedang apa ia ?
Pipinya yang merah, pudar
Basah...

PENYESALAN


PENYESALAN

Fajar petang
Aku
Bersimpuh di gedung megah
Menjulang tinggi
Bibir melebar
Dengan pakaian perlente
Itu...
Kemustian yang ada
Tanpa ku kenang
Tanpa ku ingat
Tahun-tahun ku lalui
Menjiwai dunia
Yang pasti fana

MAAFKAN AKU


MAAFKAN AKU


Aku rasa sesak...
Bingung,
Sedih,
Kau kenapa ?
Marahkah,
Kecewakah,
Bencikah
Tatap aku...
Dan,
Maafkan aku
Aku rasa tenang...

HIDUP YANG MENYEBALKAN


HIDUP YANG MENYEBALKAN


Hai dunia ... !
Kau menaruhku dimana ?
Di bulankah,
Di mataharikah,
atau bintang impian    
Aku terdiam
Pagi yang cerah
Masih saja menyingkapku
Dalam kosongnya hati

PUTIH


PUTIH

PUTIH ...
Menyairkan kepolosan
Menebar kenyamanan
Mengeluskan kehidupan
         pada adanya goresan putih pertama...
Selama tak menggoyahkan hati
         tak akan pernah sirna
         di dalam jiwa dan imajinasi
Yang telah mengalungkan kejujuran
         telah menggelangkan ketulusan
         telah mencincinkan kelembutan
Begitu sempurna kebaikannya
Dengan kealamiahan warnanya

MELATI ...
Ditatap begitu indah
Dan...
Mengharumi sekitarnya
Mengkristalkan kesejukan
            yang tak terlukiskan
Membuat kehangatan
Terpesona oleh kecantikannya
Menakjubkan...
Dengan satu dari...
Sekian karya alam
Istimewa...

SUCI - ...

AKU INGIN BINTANG


AKU INGIN BINTANG


Jika, aku bisa
Menggapai bintang
Aku kan
Ah... bingung
Inginku
Ku peluk erat dengan senyuman lebar
Tak terbayang ukurannya
Aku bawa dengan keceriaan
Hingga ke ujung bumi
Percaya...
Ah... ini khayalanku
Hanya itu,
Tapi,
Aku yakin
Ku harap bisa begitu,
Biar...
Ku lukis
Di hatiku saja
Pasti kekal ! ...

Kehidupan

KEHIDUPAN


Terang ... Redup ... Gelap ...
Biarkan ku begini
di jalan lingkaranku
Memutar perlahan
Aku ingin seperti
- Matahari Sore -
Walau sekejap
Indahnya menyenangkan

 




Fitnah

Fitnah


Pilu...
Menjerit resah
Terisak daku di sudut ruangan...
Angan terambang
Mencekam...

(Untuk Legian Bali)

(Untuk Legian Bali)


Selayaknya seorang hamba dibudak
Kapannya makmur negeri ini
Bohongnya sikap segelintir debu
Tetap akan tahu Sang Maha Kuasa
dan ... racunnya akan menyebar
Terkutuklah negeri tercinta
atau ...
yang membudak hamba
yaitu yang terkutuk

Begitulah takdir yang dijatuhkan
oleh si-...
Pendosa Besar!!


~Nadya Chaerunnisa~

Di Tengah Keramaian

Di Tengah Keramaian


Teman sebelah tak kunjung datang
ada, hanya angan yang ramai dibuat
Tetap sepi ... bercampur dengan,

Harapku
Ini hari saja
Banyak menanyaimu, kemana?
Aku pun tahu juga tidak
Arti tak ada kabar...

Untungnya...
Angin tidak campur gerah
tidak jua menanyaimu
Tetap nyaman
Bosan juga tidak
Keramaian ruangan telah membantai perasaan bosan
Dibantai tidak sepenuhnya


~Nadya Chaerunnisa~

Pantai Mungil

Pantai Mungil


Adakala kemarau-semi senang mudik
kemana mudiknya?
Tempat tinggal adakah ia?
Pohon kelapa yang nyaris tua
Bosan sudah terkena pukulannya
Iseng...

Kebebasan

Kebebasan


Kupu-kupu
mungil hidup terbang bebas
Sebebas udara
Sebebas hewan buas dan liar
Mencari untuk perutnya
Mencari untuk nafsunya
Sebebas manusia

Pengantar PuisiChuww..

Pengantar PuisiChuww..


Assalaamu'alaikum Wr. Wb.

Sebelumnya saya sangat berterimakasih dengan adanya media blog ini..
Saya jadi terpikir untuk mempublish koleksi puisi-puisi 'jadul' saya yang bukunya itu hampir tergerus umur. Saya rasa media blog ini merupakan media pembelajaran yang baik dikarenakan tersedianya kolom comment untuk berinteraksinya dengan dunia luar, yang bisa saja memberikan saya arahan mengenai kaedah berpuisi yang baik dan sebagainya.

Pembuatan puisi-puisi tersebut dilakukan sejak 2 SMP sampai 3 SMA. Setelah itu, saya tidak terpikir lagi karena saya harus giat belajar memasuki jurusan Akuntansi yang sebenarnya basic saya adalah jurusan IPA. Bahkan saya sudah mulai mengikuti organisasi di kampus tercinta saya, Universitas Gunadarma. Di bawah ini akan saya mulai puisi pertama saya bertemakan wanita yang berdasarkan pemikiran seorang anak 2 SMP, selanjutnya akan di publish berdasarkan per judulnya..

 
Nadya Chaerunnisa Blog Design by Ipietoon